Detik demi detik terus terlewati. Bergulir menjadi menit, sampai terangkum menjadi jam.
Jarum jam itu terus berputar.
Tapi anehnya, waktu tidak pernah berputar.
Ia akan terus melaju ke masa yang belum ku ketahui.
Sekelebat bayangmu tiba-tiba saja melintas di pikiranku.
Jarak yang terbentang jauh, waktu yang telah lama berlalu.
Menghadirkan sebongkah rindu.
Angkuh kah diriku jika mengharapkanmu segera disini?
Egois kah aku jika aku ingin memeluk bayangmu saat ini juga?
Aku tidak bisa pergi.
Rinduku sudah berjarak.
Hanya menanti waktu yang mendekat.
Menggiring jiwamu menujuku.
Jarum jam itu terus berputar.
Tapi anehnya, waktu tidak pernah berputar.
Ia akan terus melaju ke masa yang belum ku ketahui.
Sekelebat bayangmu tiba-tiba saja melintas di pikiranku.
Jarak yang terbentang jauh, waktu yang telah lama berlalu.
Menghadirkan sebongkah rindu.
Angkuh kah diriku jika mengharapkanmu segera disini?
Egois kah aku jika aku ingin memeluk bayangmu saat ini juga?
Aku tidak bisa pergi.
Rinduku sudah berjarak.
Hanya menanti waktu yang mendekat.
Menggiring jiwamu menujuku.
-FRD-
No comments:
Post a Comment