Monday, 13 July 2015

Elegi sunyi

Rasanya enggan untuk berjalan lagi
Walau hanya sekedar bayang yang akan sirna
Rasanya malas untuk menetap lebih lama lagi
Walau raga yang bersua tanpa jiwa

Menatap langkahnya yang tegap
Berlalu dengan cepat
Menempuh jalannya yang panjang
Hanya kosong yang tersisa

Mentari yang bersinar akan tetap sama
Dan senja yang mengerling pun akan tetap sama

Kamu? akan terus terbang dengan sayapmu
Menembus langit yang tak terbatas
Sedang aku? setengah mati berjuang dengan kedua tanganku
Mengoyak tanah yang semakin keras

-FRD-

2 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Prok...prok...prokkk...keren puisinya.
    Bikinin gue dong Farah, buat Dillah :D

    ReplyDelete